Selasa, 11 November 2014

Puisi/Asbak by Muhammad Hadi

Asbak
Karya: Muhammad Hadi


Nasib kau jadi asbak
Tempat dimana orang mengayak

Ayakan debu hitam
Melekat serbuk mengancam

Ancaman ada untuk melepas
Kau dari genggam pengisap

Asap batuk membawa penyakit
Saat menyandang atuk

Hutan tak akan terlahap api
Bila kau ada menampung

Kau akan bersih
Saat pengayak asap sedih
Dilanda krisis
Kulukis Alam Kota

suara simpang
mengundang pagi lagi
kulukiskan suasana jalan raya ini

dengan suara memekak gendang telinga
menuntun tangan menggores kata

kakikaki manusia memenuhi samping
jalan mengikis kerak kering

dan hiasan warna warni calon atas
yang akan menetas memimpin

bus kota menyebar sahut
yang ditunggu malas menyambut

opelet lari henti seperti kurakura
menurun menarik dalam kaca

ada juga konser depan kedai
sebab lidah lama tak dibelai

sebab hanya bagi pagi
bisa raba suasana asli

dengan cahaya masih asri
menyenangi mata untuk pandangi

entahlah pada matahari atas nanti

Tidak ada komentar:

Posting Komentar