Kamis, 16 Januari 2020

Menunggu yang Pasti Datang


Adam dipinjamkan Tuhan Jasad dan ruh
Engkau tentu mahfum sesuatunya akan diambil si empunya
Kita hanya menunggu jadwal pulang
Di stasiun kematian dengan kenderaan tandu dan keranda dengan beberapa helai kain putih itu
Jika kau bijak dalam penantian itu ada sedikit bekal sekoper amal shaleh
Jika kau lalai bisa jadi kau berbekal amal salah bercampur dosa
Kita sebenarnya tahu kita sedang menunggu tamu yang Pasti Datang tapi tidaklah pasti itu kapan dan belantara mana
Tunggulah dengan amal baikmu sebagai bekal yang kekal
Karya Muklisin Amsar Al Bonai
Sontang, 25/12/2019

Tidak ada komentar:

Posting Komentar