Kamis, 13 November 2014

Kisah Inspiratif/Pelajaran tentang tekad

Pelajaran tentang tekad

Sebenarnya hidup ini telah banyak mengajarkan kita untuk tetap melangkah menjadi yang terbaik hingga benar-benar baik. Tekad untuk menjadi yang terdepan adalah kekuatan yang bisa mengantarkan kita pada hal-hal yang mustahil bagi sebagian orang. Namun, mustahil itu tidak ada, yang ada hanya bukti yang nyata dari kebulatan tekad.
Sebuah pelajaran tentang “tekad” adalah anak perempuan kecilku yang berusia 10 tahun, Sarah, yag lahir dengan sebuah otot yang hilang dari kakinya hingga ia harus selalu memakai rangka besi. Ia pulang pada suatu hari yang indah di musim semi untuk memberi tahu bahwa ia ikut pertandingan dalam “hari pertandingan”¬¬-saat banyak diadakan pertandingan dan nomor kompetensi.
Karena rangka besi kakinya, pikiranku mencoba memikirkan kata-kata untuk membesarkan hati Sarahku, kata-kata yang dapat kuucapakan padanya agar tak membiarkan peristiwa ini membuatnya murung—kata-kata yang sering kudengar dari pelatih terkenal kepada pemainnya saat mereka berhadapan dengan kekalahan—tapi, sebelum aku dapat mengatakan apapun, ia menangkat kepala dan berkata, “Papa, aku menangkan dua pertandingan!”
Aku hampir tak percaya! Lalu Sarah berkata, “Aku diuntungkan.”
Ahh. Aku tahu. Pikirku, dia pasti dibolehkan berlari lebih dahulu…semacam keuntungan fisik. Tapi, lagi-lagi sebelum aku dapat berkata, ia berkata,”Papa, aku bukannya lari duluan…kuuntunganku adalah aku harus mencoba lebih keras.
Itulah tekad hati! Itulah sarahku.

Sumber; Buku #chicken soup for the soul

Tidak ada komentar:

Posting Komentar